Tentang Aqiqah

MUQODDIMAH

Di tengah era globalisasi ini, begitu gencarnya kebudayaan jahiliyah mengikis habis dan menggusur nilai-nilai robbani. Dengan dalih kemajuan dan kemodernan, banyak umat Islam tertipu dan terpedaya, sehingga mulai mengabaikan ajaran agama dan sunnah – sunnah Rasulullah SAW.

Hal ini dapat kita lihat dalam kenyataan hidup sehari-hari. Begitu banyaknya kejahiliyahan di sekeliling kita, baik dalam kehidupan rumah tangga, bermasyarakat atau skup yang lebih luas lagi. Dalam keadaan seperti ini kita sulit menemukan suasana yang Islami, kecuali oleh mereka yang masih komitmen dengan ajaran Islam.

Sunnah-sunnah Rasulullah SAW sudah banyak yang jarang dilaksanakan oleh kaum muslimin. Kalaupun dilaksanakan, tidak sedikit yang kurang / tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Dalam hal ini salah satunya adalah sunnah aqiqah.

Jumhur ulama berpendapat bahwa aqiqah hukumnya sunnah mu`aqadah, sunnah yang sangat ditekankan untuk dilaksanakan, bahkan ada sebagian ulama yang mewajibkannya.


st1\:*{behavior:url(#ieooui) }
<!– /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} p {mso-margin-top-alt:auto; margin-right:0in; mso-margin-bottom-alt:auto; margin-left:0in; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”;} @page Section1 {size:8.5in 11.0in; margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; mso-header-margin:.5in; mso-footer-margin:.5in; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} –>
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;}
DISUNNAHKAN MEMOTONG SENDIRI

Orang yang mengaqiqahkan anaknya, dan ia pandai memotong kambing, disunnahkan baginya untuk memotong sendiri kambing tersebut sambil membaca :

Bismillahi Wallahu Akbar. Allahumma Sholli`alaa Muhammadin wa `Alaa Alihii wa Sallim. Allahumma Minka wa`alaika Taqobbal Hadzihii Aqiiqah min ……. (fulan bin/binti fulan (nama sang anak)).

“ Dengan nama Allah, dan Allah Maha Besar. Yaa Allah, berilah rahmat dan sejahtera kepada Nabi Muhammad dan keluarganya. Yaa Allah, ini dari Engkau dan kembali kepada Engkau, maka terimalah aqiqah ini dar ……. (fulan bin/binti fulan (nama sang anak)).

PEMBAGIAN DAGING AQIQAH

Sebagian daging aqiqah diberikan kepada fakir miskin sebagai sedekah. Sebagian lagi diberikan kepada kerabat, tetangga, orang yang membantu persalinan, atau suku bangsa tertentu sebagai hadiah. Juga boleh sebagian untuk dimakan sendiri, tetapi tidak boleh lebih dari sepertiga bagian.

Ahli fiqih juga membolehkan mengadakan walimah aqiqah dengan mengundang fakir miskin, kaum kerabat, dan yang lainnya untuk makan bersama. Hal ini berguna untuk mempererat ukhuwah Islamiyah.

PEMBERIAN NAMA

Disunnahkan memberikan nama untuk anak yang baru dilahirkan dengan nama – nama yang baik. Tentunya dengan harapan agar anak tersebut menjadi baik karena dalam nama tersebut terkandung do`a dan harapan kita.

Nama yang paling disukai Allah SWT adalah Abdullah, Abdur Rahman, dll. Juga diperbolehkan memakai nama – nama malaikat dan para nabi, serta nama – nama baik lainnya.

Namun dimakruhkan memberi nama dengan nama Yassar ( kaya ), Rabat ( banyak ), dan Aflah ( bahagia ), karena dikhawatirkan jika ada yang menanyakan apakah keadaannya demikian, jawabnya tidak.

MENCUKUR RAMBUT

Disunnahkan mencukur rambut bayi yang baru lahir sampai habis. Kemudian rambutnya ditimbang, dihargai senilai emas / perak, lalu disedekahkan senilai emas / perak tadi.

Banyak hikmah yang terkandung di dalamnya. Selain menghilangkan penyakit karena rambut bawaan yang terbawa dari dalam rahim, juga berguna untuk menguatkan syaraf kepala sang bay, serta mempererat ukhuwah Islamiyah dengan sesama manusia.

Raulullah SAW bersabda kepada Fatimah RA :

“ Timbanglah rambut Husain, dan bersedekahlah dengan berat rambut tersebut dengan emas / perak, ….”. ( HR. Baihaqi, dari Ali RA ).
DO`A UNTUK ANAK YANG BARU LAHIR

“ U`iidzuka bi kalimaatillaahit tammaati min kulli syaithooni wa haammah. Wa min kulli `ainin laammah.
“ Aku perlindungkan engkau, wahai bayi, dengan kalimat Allah yang sempurna, dari setiap godaan syaitan, dan setiap pandangan yang penuh kebencian. “

2 Comments

  • 1. Bambang  |  September 10, 2008 at 5:30 am

    Saya ingin menanyakan apa doa yang dibaca ketika kita hendak meresmikan nama seseorang anak..dan adakah doa itu pernah di ajarkan oleh Rasulullah……wassalam

  • 2. Bambang  |  September 10, 2008 at 5:33 am

    Terimakasih atas informasi ini.. saya ingin menanyakan tentang apa doa yang dibacakan ketika memberi nama/meresmikan nama seorang anak.. adakah doa itu diajarkan oleh Rasulullah SAW…wasalam

Trackback this post